Strategi Menghadapi Boss Architect di Saros dengan Memanfaatkan Grapple Hook dan Dash

Architect menjadi salah satu pertarungan boss yang menuntut kontrol pergerakan paling disiplin dalam Saros. Overlord yang berada di Desecrated Fortress ini bertarung sambil terbang mengitari arena dan secara bertahap menghancurkan platform tempat Arjun berpijak. Kondisi tersebut membuat pemain tidak cukup hanya mengandalkan damage tinggi. Grapple Hook dan Dash justru menjadi dua kemampuan penting untuk bertahan, memperbaiki posisi, serta menghindari pola proyektil yang semakin padat pada fase berikutnya. Dalam GAME ini, menguasai ritme serangan Architect dan tidak panik ketika arena menyempit dapat membuat pertarungan tiga fase tersebut jauh lebih terkendali. PlayStation.Blog
Pelajari Pergerakan Architect Sebelum Menyerang Agresif
Architect merupakan boss utama di Desecrated Fortress dengan tiga lapisan kesehatan. Berbeda dari boss yang hanya bisa diserang pada bagian tertentu, Architect tetap dapat dilukai ketika bergerak. Tantangan sebenarnya datang dari gerakannya di sekitar arena. Architect dapat terbang mengitari area, lalu meluncurkan berbagai pola serangan proyektil. Karena itu, jangan terlalu memaksakan tembakan ketika boss bergerak cepat dan pola proyektil sedang memenuhi arena. PowerPyx
Pendekatan yang lebih stabil adalah membaca serangan terlebih dahulu, kemudian membalas ketika Architect melambat. Rifle atau Handcannon dengan karakter serangan yang cocok untuk target mobile dapat membantu menjaga damage tetap konsisten. Crossbow juga dapat digunakan secara efektif ketika Architect sedang berhenti bergerak. Sebaliknya, shotgun biasa kurang ideal karena sebagian besar pertempuran berlangsung pada jarak menengah hingga jauh. PowerPyx
Jadikan Grapple Hook Kunci Bertahan di Arena
Penggunaan Grapple Hook adalah salah satu mekanisme paling penting dalam boss fight ini. Ketika health bar Architect berkurang menuju fase berikutnya, boss akan membuat area pertempuran semakin kecil. Pada momen tertentu Architect juga dapat menghantam arena hingga karakter terpental. Saat kondisi tersebut terjadi, hindari menunggu sampai Arjun jatuh terlalu jauh dan tarik diri kembali menuju arena. PlayStation.Blog
Kesalahan umum yang perlu dihindari adalah menggunakan Grapple Hook terlalu terlambat. Karena arena semakin kecil pada fase lanjut, pemain sebaiknya tidak terlalu mengunci pandangan hanya pada boss. Dengan demikian, posisi grapple point tetap berada dalam perhatian. Grapple juga dapat menjadi alat reposisi ketika ruang gerak sempit ketika pola proyektil membatasi jalur aman. Dalam GAME seperti Saros, Grapple Hook bukan sekadar mekanisme eksplorasi, tetapi kemampuan penting saat menghadapi Architect. PlayStation.Blog
Padukan Dash dengan Grapple untuk Menjaga Momentum
Kemampuan Dash melengkapi Grapple Hook karena digunakan untuk menghindari serangan dalam jarak pendek. Ketika Architect menciptakan jalur peluru yang menutup area, Dash dapat digunakan untuk menembus bagian pola yang aman. Kuncinya adalah menggunakan Dash berdasarkan timing, karena gerakan yang dilakukan terlalu awal dapat menempatkan karakter di jalur serangan berikutnya. PlayStation.Blog
Perpaduan dua kemampuan tersebut menjadi semakin penting setelah arena kehilangan bagian luarnya. Gunakan Dash untuk berpindah dari jalur tembakan, kemudian pertahankan Grapple Hook sebagai mekanisme cadangan jika gerakan berikutnya membuat Arjun berada di luar platform. Pada fase akhir, kebiasaan menghindar dengan orientasi menuju bagian aman biasanya lebih bijak dibanding terus mendorong posisi menuju batas platform. Prinsip tersebut membuat reposisi lebih aman ketika area pertempuran semakin terbatas. Wukeer
Hadapi Setiap Health Bar dengan Prioritas Berbeda
Ketika health bar pertama masih aktif, fokus utama sebaiknya memahami pola terbang Architect. Boss akan melakukan berbagai serangan jarak jauh, sehingga pemain tidak perlu mengorbankan posisi demi beberapa tembakan. Ketika muncul gelombang serangan, hindari proyektil dengan timing yang terukur. Serangan merah dapat diparry jika timing sudah dikuasai, tetapi menghindar tetap menjadi pilihan praktis jika pola terlalu padat. VGC
Memasuki fase kedua dan ketiga, tantangan berubah dari sekadar bullet hell menjadi masalah ruang. Architect mendapatkan kombinasi serangan yang semakin padat, sementara pemain memiliki area aman yang semakin terbatas. Di sinilah grapple point perlu selalu diperhatikan. Ketika Architect menghancurkan bagian platform, segera grapple kembali. Setelah mendarat, siapkan Dash untuk serangan berikutnya. VGC
Manfaatkan Jendela Serangan dan Jangan Terlalu Serakah
Meski pemain dapat menyerang sepanjang pertarungan, bukan berarti semua jendela wajib dimanfaatkan. Architect sering mengitari arena, sehingga menembak terus-menerus dapat mengganggu fokus terhadap posisi platform. Lebih baik memilih momen ketika Architect lebih mudah ditargetkan. Ketika boss memasuki posisi statis, gunakan Power Weapon atau kombinasi senjata yang sudah disiapkan. VGC
Strategi disiplin menjadi semakin penting dalam fase terakhir karena arena telah kehilangan banyak ruang. Hindari memburu damage ketika proyektil memenuhi layar. Sebaiknya pertahankan satu jalur evasi, lalu gunakan Grapple sebagai recovery. Jika Power Weapon atau Overdrive siap digunakan, tunggu sampai Architect lebih mudah dibidik. Dengan cara tersebut, pemain dapat menghindari pemborosan serangan kuat. VGC
Kesimpulan: Kendalikan Pergerakan untuk Menaklukkan Architect
Duel menghadapi Overlord Desecrated Fortress bukan hanya pertarungan tentang senjata terkuat, tetapi juga ujian terhadap kontrol mobilitas. Grapple Hook memegang peran utama saat karakter terpental, sementara Dash memungkinkan Arjun menghindari serangan dalam ruang sempit. Karena arena terus mengecil, pemain perlu menjaga arah pergerakan menuju area aman. PlayStation.Blog
Untuk meningkatkan peluang kemenangan, hindari mengandalkan senjata jarak dekat sebagai pilihan utama, simpan Dash untuk pergerakan mendadak, dan selalu siapkan jalur kembali ke platform. Jangan terlalu serakah mengejar damage. Dengan ritme yang sabar, Architect dapat dihadapi tanpa terlalu banyak gerakan panik. Jika Anda telah menaklukkan boss ini, diskusikan cara Anda melewati fase terakhir bersama komunitas pemain lainnya. GAMES.GG








